KALIANDA (Lampost.co) -- Para pengendara keluhkan perbaikan jalan lintas Sumatera (jalinsum) KM 21-22 Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, tak kunjung usai.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun lampost.co, perbaikan jalan yang sudah sejak beberapa bulan lalu tidak kunjung selesai diperbaiki. Penutupan jalan yang rusak membuat ruas jalan menjadi mengecil di kedua jalur yang menanjak dari arah Bandar Lampung dan Bakauheni.



Jalan yang sedang diperbaiki hanya dipasang garis cross dan tulisan sedang dilakukan perbaikan.

Mengecilnya ruas jalan membuat pengendara kendaraan roda empat dan dua harus ekstra hati-hati, khususnya yang pertama kali melintasi tanjakan yang rawan kecelakaan tersebut.

"Perbaikan jalannya ada yang di pinggir ada juga di tengah," kata Rahmat (43) salah seorang pengendara sepeda motor, Rabu (22/8/2018).

Dijelaskannya, perbaikan ruas jalan di tanjakan Tarahan dilakukan sudah sekitar sejak empat bulan silam, namun hingga kini belum rampung.
"Akibat perbaikan jalan menjadi mengecil, harus berhati-hati," ujar warga Kecamatan Katibung tersebut.

Keluhan senada diungkap pengendara lainnya, jika perbaikan jalan Nasional tersebut tidak dilakukan dengan serius mengakibatkan jalan menyempit.
"Kami selalu was was kalau melintas di Tarahan menanjak maupun menurun," kata Hartoyo (51) salah seorang pengemudi truk.

Sayangnya, saat diminta konfirmasi terkait perbaikan jalan tidak satupun perkerja yang terlihat, karena masih libur lebaran Iduladha.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR