KALIANDA (Lampost.co)--Perbaikan jalan yang rusak akibat aktivitas operasional kendaraan proyek Jalan tol trans Sumatera (JTTS) akan dilakukan dalam waktu dekat oleh pengembang atau pelaksana proyek.

Kepala proyek PT Waskita Karya STA 39-52, Marsesa Edward mengatakan perbaikan jalan yang rusak akibat operasional JTTS dilakukan secara frontal usai Lebaran Idulfitiri 2018. "Setelah selesai Lebaran perbaikan secara frontal," kata dia, Selasa (22/5/2018).
Perbaikan sejumlah ruas jalan dilakukan seperti sebelumnya dengan cara di aspal dan sebagian rabat beton dengan ketebalan 10 cm. "Perbaikan seperti semula dengan aspal dan lean concrete," kata dia.
Untuk hadapi arus mudik dan balik Lebaran 2018, kata dia, pihaknya lakukan perbaikan di beberapa ruas jalan yang rusak. "Dibeberapa tempat sudah kamj lakukan pengecoran, agar jalan tidak licin," kata dia.
Terpisah Humas PT PP STA 0-39, Yus Yusuf mengatakan sepanjang jalan masih digunakan untuk aktivitas proyek, maka perbaikan jalan hanya  dengan cara ditimbun dan dipadatkan. "Kalau sudah selesai baru kami perbaiki seperti semula," kata dia.
Saat ditanya jalan di Kayuubi banyak dikeluhkan masyarakat karena banyak yang terjatuh, Yus Yusuf mengatakan sudah minta sub kontraktor memperbaiki dengan cara dicor. "Sudah kami minta sub kontraktor untuk dicor, setelah padat," kata dia.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR