KRUI (Lampost.co) -- Danil Idham Marpitu bersama puluhan masyarakat Pekon Way Sindi melaporkan dugaan perselingkuhan Peratin Pekon Waysindi Kecamatan Karya Penggawa, Imron Syah dengan ibu kandungnya ke Polsek Pesisir Tengah, Senin 16 September 2019.

Pantauan lampost.co, sekitar pukul 11.30 wib, pelapor dan ayah kandungnya memasuki ruang unit reskrim polsek setempat, memberi keterangan kepada petugas kepolisian.



Danil mengatakan bahwa kedatangannya ke polsek Pesisir Tengah untuk mengadukan ibu kandung beserta Peratin Pekon Way Sindi yang sudah melakukan perselingkuhan.

"Yang menyebabkan saya beserta adik - adik saya terlantar akibat dari broken home keluarga kami. Bahkan saya sendiri tidak melanjutkan kuliah akibat rusaknya rumah tangga kedua orang tua kami akibat perselingkuhan tersebut," tambahnya.

Ia juga meminta kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memperhatikan nasib dirinya beserta adik - adiknya, dan perlindungan hukum karena adanya ancaman jika dirinya melaporkan kasus perselingkuhan tersebut.

Hingga pukul 12.37 wib, pelapor masih didalam ruang reskrim polsek pesisir tengah.  Sementara para warga yang mendampingi berada di sekitar kantor polsek setempat.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR