TIDAK terasa, 10 hari atau sekitar 240 jam lagi pemungutan suara pemilihan umum presiden-wakil presiden (pilpres) dan pemilihan anggota legislatif (pileg) digelar serentak pada tanggal 17 April 2019. Semarak pesta demokrasi mulai terasa di akar rumput.

Calon anggota legislatif dari semua partai politik peserta pemilu kian menebar pesona melalui alat peraga kampanye (APK) maupun alat peraga sosialisasi lainnya.



Buktinya, jalan protokol dan jalan-jalan di kampung yang awalnya sepi kini sudah mulai dipenuhi APK para calon legilatif, baik DPR, DPD RI, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota. Begitupun dengan alat peraga dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang tersebar di tepi-tepi jalan.

APK para calon legislatif dan pasangan calon presiden/calon wakil presiden ini tentulah mengeluarkan biaya politik yang banyak dan tak sedikit. Cukup besar amunisi yang dipersiapkan para peserta pemilu untuk sekadar menyampaikan pesan politik mereka kepada masyarakat pemilih. Belum lagi perang amunisi penggerak mesin politik hingga ke grass root.

Saya tidak tahu seberapa efektif pemasangan APK dapat memengaruhi pemilih, karena saya belum pernah melakukan penelitian. Namun, apabila ini memiliki korelasi yang cukup besar dengan tingkat partisipasi pemilih, ini tentu cukup membantu penyelenggara dalam menyosialisasikan pemilu serentak tahun 2019. Mengingat, keterbatasan anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih yang ditarget lebih dari 70%.

Melalui tulisan ini, saya ingin mengajak masyarakat berhusnuzon atau berbaik sangka dengan para calon pemimpin yang tengah berkompetisi menjadi legislator, senator, presiden, dan wakil presiden. Dari sekian banyak itu, tentulah terdapat sosok yang baik menurut pandangan kita masing-masing.

Tanggal 17 April mendatang menentukan nasib bangsa ini ke depan. Kaum muda tua pria wanita seluruh anak bangsa yang telah memiliki hak memilih agar dapat menggunakan hak suaranya. Pilihlah yang terbaik di antara yang baik. Bukan justru apatis dan golput. Masih ada waktu untuk melihat menilai sebelum menentukan pilihan pekan depan.

Kepada para calon pemimpin, selamat “berperang” mengambil hati rakyat. Bukan sekadar perang amunisi tanpa program dan membawa harapan rakyat, bukan sekadar ketok pintunya, patahkan logikanya lalu ambil hati dan isi dapurnya. Wasalam.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR