SOLO (Lampost.co) -- Peracik sekaligus penjual minuman keras yang menyebabkan lima orang tewas, di Jebres, Solo, Sigit Seno Susanto menyerahkan diri,Rabu, 11 September 2019. Saat ini Sigit ditahan di Mapolresta Solo, bersama barang bukti.

Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, mengatakan miras penyebab lima orang meninggal di Kampung Beton, Kelurahan Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Solo, dibuat dari bahan utama alkohol berkadar 96 persen dan dicampurbahan-bahan jamu.



"Dicampur dengan air mineral, air buah kawis, pewarna dan aroma kue," kata Andy di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 13 September 2019.

Andy mengaku masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel miras oplosan itu. Pihaknya juga belum mengetahui pasti penyebab kematian lima orang tersebut.

Sementara itu, Sigit mengaku belajar sendiri meracik miras. Namun dia sudah belasan tahun tidak meracik miras oplosan. "Sejak tahun 1990-an, setelah di Bekasi saya tidak lagi bikin," kata Sigit.

Hari Minggu dan Senin lalu, dia mendapatkan pesanan dari salah satu korban. Dia pun menerima pesanan tersebut. "Padahal dulu tidak pernah ada korban," lanjut Sigit.

Lima orang korban ialah Budiyono dan Agimailanto, warga Sangkrah, Solo. Kemudian Pudiharto alias Iput, warga Jaten, Karanganyar, serta Joko Semedi dan Supardi alias Klowor, warga Mojolaban, Sukoharjo.

Polisi menjeratnya dengan Pasal 196 UU 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dia juga melanggar Pasal 204 KUHP karena menjual barang berbahaya hingga menyebabkan kematian.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR