TRAGIS! Ya, begitulah kisah seorang pemuda yang memutuskan ingin mengakhiri hidupnya dengan cara terjun bebas dari sebuah gedung pusat perbelanjaan di Bandar Lampung, Jumat (22/2/2019).

Yang memalukan, saat kejadian tersebut, orang-orang sekitar tak punya niatan dalam melakukan penyelamatan. Mirip sekali dengan sebuah ilustrasi meme di era kemajuan zaman saat ini yang bertajuk People Nowadays.



Di balik kejadian nahas tersebut, terungkap sebuah kenyataan yang seharusnya membuat kita semua merasa sedih dan malu. Bagaimana tidak, ternyata kita memang sedang hidup dalam keadaan seperti meme yang beredar itu.

Alih-alih menolong, orang-orang malah sibuk mengambil gambar, merekam video, dan hanya menonton. Kejadian miris tersebut dianggapnya sebagai tontonan yang menarik yang membuat kita mengelus dada dan merasa prihatin.

Foto dan rekaman videonya pun santer ramai di media sosial. Dengan berbagai komentar dan tanggapan negatif kepada korban dari warganet yang malah membuat anggota keluarga maupun teman-teman korban menjadi tambah bersedih.

Bagaimana tidak, kejadian yang mengerikan itu menyebar luas dan jadi tontonan publik, bahkan anak di bawah umur bisa menontonnya. Padahal, tontonan semacam itu tak layak untuk publik.

Tak ayal, para warganet yang masih punya hati nurani pun mengecam orang-orang sekitar gedung yang hanya merekam dan menyaksikan detik demi-detik proses melompatnya pemuda tersebut tanpa ada upaya mengurangi benturan jika pemuda itu benar-benar menjatuhkan diri.

Apalagi, petugas keamanan sempat naik ke atas gedung dengan mendekati pemuda dan membujuk untuk tidak melompat. Di situlah masih ada waktu orang-orang sekitar gedung terutama yang berada di bawah untuk melakukan upaya menangkap korban jika menjatuhkan diri.

"Ya Allah, kenapa hanya ditonton saja. Bukannya mencoba upaya menyelamatkan atau apa kek. Kalau posisi saya di situ entah apa saja yang bisa meminimalisir benturan akan saya lakukan entah itu pakai spanduk, terpal, atau kain dibentangi beramai-ramai. Kasih kasur atau kardus atau apa. Di mal kan itu banyak. Disuruh ganti rugi atau enggaknya itu urusan nanti. Yang penting selamat dulu," komentar salah satu akun Facebook menanggapi unggahan video tersebut.

"Apa mungkin kisah-kisah penyelamatan orang mau bunuh diri atau mengalami musibah itu hanya di film-film saja ya?" cetus akun Facebook lainnya.

Sebagai manusia, memang kita hidup bersosial sesuai fitrahnya. Sejatinyam insting tolong-menolong itu adalah hal yang wajib dilakukan. Terlepas entah orang tersebut kita kenal atau tidak. Yang terpenting kita sudah melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Sebab, jika itu terjadi pada diri kita atau keluarga kita, kita pasti akan melakukannya tanpa perhitungan.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR