JAKARTA (Lampost.co) -- Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai wilayah Kalimantan Timur dan Utara menggagalkan penyelundupan 38kg sabu lintas perbatasan Indonesia-Malaysia.

Dilansir dari Medcom.id Senin (22/7/2019), sabu tersebut rencananya dikirim menuju Samarinda, Kalimantan Timur. Tim gabungan menangkap terduga pelaku Achmad Fatoni mengendarai minibus putih di wilayah Tanjung Selor, Kalimantan Utara.



Satu terduga pelaku berhasil meloloskan diri dari kejaran petugas. "Setelah dilakukan pemeriksaan di dalam mobil, berhasil diamankan satu orang atas nama Achmad Fathoni, penduduk Samarinda, Kaltim," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari di Jakarta, Minggu (21/7/2019).

Pengungkapan kasus ini berdasar dari laporan masyarakat atas adanya transaksi narkoba lintas perbatasan Indonesia-Malaysia. Petugas mendapatkan informasi transaksi dilakukan melalui jalur laut.

"Pada Sabtu dini hari, telah terjadi pengangkutan dan serah terima narkoba dari kapal ke kapal di tengah laut perbatasan Indonesia-Malaysia dan kapal penerima langsung menuju Tanjung Selor," kata Arman.

Dari informasi, sabu rencananya akan dikirim ke Samarinda dari jalur laut Tawau-Sebatik-Tarakan dan Tanjung Selor. Proses pengejaran dibantu Sanlantas Polres Tanjung Selor.

"Di Jalan Raya Jelaray Tanjung Selor petugas menghentikan kendaraan tersebut namun satu penumpang melarikan diri," ucap Arman.

Sabu disimpan dalam dua tas olahraga berwarna hitam. Masing-masing tas berisi 19 kantong plastik putih. "Barang bukti KTP atas nama tersangka, 1 buah HP merk iPhone 7+, 1 mobil Toyota kijang Inova putih," pungkas dia.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR