BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Penyebrangan kapal Roro dari pelabuhan Panjang menuju Tanjung Priok dan sebaliknya yang dioperasionalkan oleh PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), ternyata tidak beroperasi.

Manajer Cabang ALP, Andi Firman mengatakan, tak Beroprasinya tol laut Panjang-Priok yang biasanya didominasi oleh sopir kendaraan berat tersebut berada Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Akan tetapi Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggandeng PT ALP menggelar program mudik gratis bagi pengendara sepeda motor. 
"Kapal kita sedang angker (maintenance), guna persiapan program mudik gratis," ujarnya kepada Lampost.co saat ditemui di kantornya, Jumat (8/6/2018).
Program mudik gratis tersebut dilaksanan pada 13 Juni 2018 untuk arus mudik dari Pelabuhan Tanjung Priok--Panjang, direncakan kapal berangkat pada pukul 19.00 WIB. Untuk arus balik, dijadwalkan pada (22/6/2018) juga sekitar pukul 19.00 WIB.
"Nantinya kapal Roro yang digunakan yakni KM Mutiara Barat, dan semuanya gratis, tapi hanya roda dua, roda empat dan truk arahannya ke Bakauheni," katanya.
Andi memaparkan, kuota yang diberikan yakni untuk 500 sepeda motor atau estimasi 1.000 penumpang. Adapun tata cara pendaftaran yakni, pendaftaran mudik gratis bagi pengendara sepeda motor dapat dilakukan secara online melalui website http://mudikgratis.dephub.go.id/, dan pendaftaran offline pada Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok dan lokasi lainnya yang dianggap menjadi titik pemudik sepeda motor.
Selanjutnya pemudik yang mendaftar harus memenuhi persyaratan yakni memiliki STNK dan SIM yang sah; kondisi motor layak jalan; tidak boleh ada modifikasi/aksesoris tambahan pada kendaraan yang dapat mengganggu proses lashing; harus ada penyangga/standar tengah (standar dua); harus dilengkapai dengan pegangan belakang; ukuran roda dan ban standar atau sesuai spesifikasi pabrik; tidak diperbolehkan adanya boks samping kiri, kanan maupun belakang; jumlah helm harus sesuai jumlah penumpang; bensin sepeda motor pada saat akan diangkut harus dalam keadaan maksimal 1 liter/motor; kunci motor dapat dititipkan kepada petugas/panitia pelaksana.
Setelah melakukan pendafataran online, peserta mudik wajib melakukan verifikasi data dengan membawa bukti pendaftaran online dan kelengkapan persyaratan administrasi (SIM C, STNK, KTP, KK) paling lambat 7 hari kerja di lokasi-lokasi yang telah ditentukan pada pukul 09.00–16.00
"Jadi bisa Online, juga bisa ke kantor kira, yang di Priok dan Panjang," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR