BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Eduardo Dilian Nova (35) warga Abung Selatan, Lampung Utara, dijatuhi pidana hukuman selama 5 tahun dan 3 bulan penjara. Selain pidana penjara, terdakwa juga diwajibkan membayar pidana denda sebesar Rp100 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang, Hakim Ketua Yus Enidar menuturkan terdakwa Eduardo bersalah melakukan tindak pidana telah dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan membuat dapat diakses informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 Ayat (1) sebagaimana diatur dalam Pasal 45 Ayat (1) Pasal 27 Ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elekteonik.



"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Eduardo Dilian Nova selama lima tahun dan tiga bulan kurungan penjara. Selain itu terdakwa harus membayar pidana denda sebesar Rp100 juta subsider 6 bulan," kata Majelis.

Atas putusan tersebut Jaksa Penuntut Umum, terdakwa maupun penasehat hukum menerima. Vonis hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun kurungan penjara. Selain pidana penjara, Jaksa juga menuntut pelaku membayar pidana denda Rp100 juta subsider enam bulan penjara.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR