BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan Provinsi Lampung melalui Komite Daerah Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca imunisasi (Komda PP KIPI) telah melaporkan kepada Komite Nasional PP KIPI, terkait adanya balita meninggal dunia, diduga pasca-mengikuti imunisasi measles rubella (MR), di Lampung Selatan, Sabtu (8/9) lalu.

Kepala Seksi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Asih Hendrastuti kepada lampost.co, Rabu (12/9/2018) mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan epidemiologi di lokasi imunisasi bersama kelompok kerja KIPI Lampung Selatan untuk melengkapi berkas laporan kepada Komnas PP KIPI.



Ia mengatakan, laporan meninggalnya balita HKA (6) asal desa Palasjaya kecamatan Palas, Lampung Selatan itu, saat ini telah berada di Komnas PP KIPI untuk dilakukan penelaahan sebelum ditentukan penyebab meninggalnya balita tersebut. Ia mengatakan, hasilnya baru diketahui paling lambat 14 hari sejak dilaporkan.

“Setelah mendapatkan informasi kejadian itu, kami langsung mendiskusikan serta melaporkan kepada Komnas PP KIPI. Hasil penyebab apakah balita tersebut meninggal akibat dari imunisasi MR atau bukan paling lambat dua pekan ke depan setelah dilaporkan kemarin. Semoga saja sebelum itu, hasilnya sudah diketahui,” ujar dia.

Menurutnya, kejadian diduga meninggalnya masyarakat usai mengikuti imunisasi MR baru pertama terjadi setelah dilaksanakannya kampanye imunisasi di Lampung.

“Laporan adanya warga diduga meninggal pasca-imunisasi MR baru pertama ini terjadi di Lampung setelah dilaksanakannya imunisasi MR sejak awal Agustus lalu. Tetapi mengenai penyebab pastinya, kami menunggu hasilnya dari Komnas PP KIPI,” kata dia.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR