KALIANDA (Lampost.co) -- Penyebab kejadian keracunan massal yang menelan puluhan masyarakat di Dusun Pematangsari, Desa Sumberagung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, hingga kini belum diketahui. Pasalnya, hasil uji laboratorium dari sample yang dibawa belum keluar.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap (PRI) Kecamatan Sragi, Sumari Sasmito saat ditemui diruang kerjanya, Senin (17/9/2018). Dia mengaku hingga kini dugaan keracunan massal usai menyantap hidangang di lokasi hajatan muyen belum diketahui.



"Sudah saya konfirmasi ke Dinas Kesehatan Lamsel. Informasinya belum keluar hasil uji laboratorium. Jadi, belum tau apa penyebab dugaan keracunan tersebut," kata dia.

Menurunya, sample yang dibawa untuk uji laboratorium sudah dibawa ke Bandar Lampung untuk segera diketahui penyebab keracunan massal itu. "Ya, sabar dulu, mas. Nanti kalau sudah keluar pasti dikabarkan. Informasinya sample itu dibawa ke Bamdar Lampung," kata dia.

Mengenai 42 warga korban keracunan itu, kata Sumari, kondisi seluruhnya kini sudah membaik dan sehat sediakala. Ia berharap dengan ada kejadian tersebut bisa meningkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). "Mudah-mudahan kedepannya kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Kami imbau agar masyarakat bisa meningkatkan PHBS," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR