PANARAGAN (Lampost.co)--Kepolisian Sektor (Polsek) Tulangbawang Tengah berhasil mengidentifikasi penyebab terjadinya kebakaran di TPS (tempat penampungan sementara) Pasar Pulungkencana, Tulangbawang Barat, yang terjadi hari Kamis (9/8/2018) sekira pukul 15.30 WIB.

Kapolsek Tulangbawang Tengah Kompol Zulfikar mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, mengatakan penyebab terjadinya kebakaran tersebut karena arus pendek listrik atau korsleting di salah satu toko.



“Saksi Sitorus (38), yang merupakan pedagang boneka,  melihat secara langsung awal mula api berasal yaitu dari toko emas mujur, lalu saksi mencoba memadamkan api dengan cara menyiramkan air sebanyak satu ember. Saksi Lanti Suryani (31), yang juga merupakan pedagang dan melihat kejadian tersebut, langsung berteriak minta tolong, seketika itu para pedagang pasar langsung keluar dari kios dan berusaha menyelamatkan barang dagangan milik mereka,” tutur Kompol Zulfikar.

Karena kencangnya angin membuat api semakin membesar dan merambat ke kios sekitarnya. Sekitar 15 menit api berkobar, barulah petugas damkar (pemadam kebakaran) tiba di TKP (tempat kejadian perkara) dan berusaha memadamkan api dengan dibantu mobil penyiram taman milik dinas tata kota Kabupaten Tulangbawang Barat.

Kapolsek menambahkan, akibat dari kejadian kebakaran tersebut sebanyak 60 unit kios, 30 unit hamparan kain dan 15 lapak pedangan kaki lima ludes terbakar.

“Jumlah total kerugian yang diakibatkan dari kejadian kebakaran di TPS Pasar Pulung Kencana, sementara belum bisa diperkirakan karena masih dalam pendataan lebih lanjut.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR