LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 12 August
3948
Kategori Kesehatan
Penulis Antara
Editor Delima
LAMPUNG POST | Penyakit Tidak Menular Dominasi Penyebab Kematian
Ilustrasi (Foto : MTVN)

Penyakit Tidak Menular Dominasi Penyebab Kematian

SAMPIT (Lampost.co)--Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat menjaga kesehatan dengan melakukan pencegahan penyakit termasuk penyakit tidak menular yang kini justru mendominasi penyakit penyebab kematian.

"Sekarang kecenderungannya berubah dan justru penyakit tidak menular yang paling banyak menjadi penyebab kematian," kata Direktur Penyehatan Lingkungan pada Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Imran Agus Nurali di Sampit, Kalteng, Sabtu (12/8/2017).

Dalam 30 tahun terakhir, terjadi perubahan pola penyakit terkait dengan perilaku manusia. Pada tahun 1990, penyebab terbesar kesakitan dan kematian adalah penyakit menular yakni infeksi saluran pernafasan atas, tuberkulosis dan diare. 

Namun sejak tahun 2010, penyebab terbesar kesakitan dan kematian adalah penyakit tidak menular yaitu tekanan darah tinggi, stroke, kanker, jantung dan diabetes melitus.

Berdasarkan data, ada sekitar 30 persen penduduk yang mengeluh sakit. Dari jumlah tersebut, sekitar 58 persen mengobatinya dengan mengakses fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, Puskesmas dan lainnya, sedangkan 42 persen lainnya membeli obat di warung.

Tahun 2015, ada 10 penyakit penyebab terbesar kematian yakni stroke, kecelakaan lalu lintas, jantung iskemik, kanker, diabetes melitus, tuberkulosis, infeksi saluran pernafasan atas, depresi, asfiksia dan trauma kelahiran serta penyakit paru obstruksi kronis. 

Dari data itu terlihat dominasi penyakit tidak menular yaitu stroke, jantung iskemik, kanker dan diabetes melitus.

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv