KOTABUMI (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Utara menegaskan penyakit kusta yang merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang disebabkan bakteri mycobacterium leprae dapat disembuhkan asal penderita mau berobat secara teratur di klinik kesehatan terdekat seperti puskesmas Penyakit tersebut merupakan bukan penyakit kutukan.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara, M. Yusuf, di ruang kerjanya, Kamis (23/8/2018) mengatakan penyakit kusta yang merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang disebabkan bakteri mycobacterium leprae yang menyerang sistem saraf perifer, selaput lendir pada saluran pernapasan atas, serta mata dengan ciri adanya bercak putih pada kulit dan mati rasa.



Penyakit kusta, kata dia, dapat disembuhkan asal penderita mau berobat rutin tanpa terputus selama 12 bulan atau satu tahun. Hal ini disampaikan untuk mematahkan anggapan masyarakat bahwa penyakit tersebut adalah penyakit kutukan yang tidak dapat disembuhkan. Image tersebut sering kali menyebabkan penderita enggan berobat karena malu serta takut dikucilkan warga sekitarnya jika ketahuan menderita penyakit itu.

"Pengobatan harus dilakukan terus menerus selama 12 bulan atau setahun. Selama pengobatan di puskesmas, penderita tidak di pungut biaya," kata dia.

Di Lampura selama kurun waktu tujuh bulan terakhir (Januari - Juli 2018) terjaring jumlah penderita penyakit kusta sebanyak 8 orang dan di 2017 lalu tercatat ada 13 penderita.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR