BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Penutupan 14 u-turn yang dinilai sudah tidah efektif lagi di Kota Bandar Lampung, masih menunggu jadwal paparan oleh forum lalulintas ke Pemkot Bandar Lampung.

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung Kompol S Nanda Mega mengatakan jumlah u-turn yang ditutup yakni 14, sesuai dengan hasil pantauan dan kajian forum lalulintas. Namun, paska dipaparkan nanti ke Pemkot Bandar Lampung, ada masukan dan usulan perubahan, segera ditindak lanjuti.



"U-turn juga kita nunggu paparan ke Pemkot, selaku stakeholder. U-turn yang ditutup itu juga merupakan salah satu bagian dari trouble spot yang sudah kita inventarisir. Penutupan tersebut salah satu langkah solusinya, selain ada pelebaran jalan, penertiban PKL, dan parkir liar," ujar Nanda, Rabu (14/3/2018).

Baca Juga :

Pemecahan Solusi 12 Titik Trouble Spot Tunggu Jadwal Paparan ke Pemkot

Rencana 14 U-trun yang akan ditutup, yakni di Jalan Pramuka ada 3 u-turn, 2 u-turn dibawah fly over dan satu u-turn dekat gang Randu. Selanjutnya di Jalan Sultang Agung ada 4 u-turn akan ditutup yakni u-turn di Mal Boemi Kedaton, depan Radar Lampung, depan Monte Carlo, dan depan Taman Bermain Pelangi.

Pada Jalan ZA Pagar Alam, ada 3 u-turn yang akan ditutup yakni di depan Museum Lampung, depan Wisma Bandar Lampung, dan depan sekolah Darma Bangsa. Kemudian di Jalan Pangeran Antasari 3 u-turn diantaranya di depan Perum Bukit Kencana, depan Villa Citra, dan depan Bank Lampung.

Ia mengatakan titik tersebut merupakan hasil pantauan di lapangan yang dilanjutkan dengan rapat hasil survei terpadu yang diselenggarakan pada 22 Februari 2018 lalu. Sementara survey titik dilakukan pada 15 Februari 2018.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR