BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional IV Tanjungkarang mengevaluasi terdapat kenaikan jumlah penumpang dalam arus mudik-balik lebaran tahun 2018 ini. Peningkatan signifikan sebesar 45 persen terjadi selama keberangkatan perjalanan KA dalam 22 hari (5-26 Juni) dibandingkan tahun 2017.

Manager Humas PT KAI Divre IV, Franoto Wibowo menjelaskan seluruh kegiatan angkutan lebaran yang diakomodir PT KAI berakhir sejak 26 Juni lalu dengan melibatkan 2.425 personel, baik internal PT KAI maupun eksternal, seperti TNI, Polri, Brimob dan petugas lainnya.



Selama 22 hari kerja itu, melayani delapan perjalanan KA reguler dari Tanjungkarang-Kertapati (Sumatera Selatan) dan dua KA baru jurusan Tanjungkarang-Baturaja, yaitu KA Kelas Premium Kuala Stabas dengan memberangkatkan 78.234 penumpang. Hasil itu meningkat 45 persen dibanding tahun 2017 yang sebanyak 53.655.

"Sementara penumpang kedatangan menggunakan KA Sriwijaya dan Rajabasa mulai dari Kertapati, Sumatera Selatan sampai ke Lampung ada sebanyak 29.385 pemudik," kata Franoto kepada lampost.co, Minggu (1/7/2018).

Menurutnya, peningkatan grafik penumpang itu dikarenakan adanya tambahan armada baru, yaitu KA Kuala Stabas dengan kapasitas 640 tempat duduk setiap perjalanan. Ditambah dua gerbong bisnis pada KA Sriwijaya mulai 14-26 Juni 2018 lalu.

"Kemudian kami juga membuat terobosan dengan menggabungkan dua KRD lokal ekonomi rute Tanjungkarang-Kotabumi sejak 9-26 Juni 2018. Dengan diperpanjangnya rangkaian KRD itu bisa meningkatkan kapasitas angkut dari 360 penumpang menjadi 765 penumpang. Sehingga setiap perjalanan diarus mudik itu semakin efektif," ujarnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR