GUNUNGSUGIH (Lampost.co) -- Dinas Perdagangan dan Pasar Lampung Tengah (Lamteng) mendata jumlah toko dan kios di sembilan pasar daerah untuk memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Lamteng Syarif Kusen mengatakan tahun ini target PAD sebesar Rp2,3 miliar lebih, meningkat dari target PAD sebelumnya yakni Rp1,7 miliar.



"Saat ini kami sedang mendata riil jumlah toko ke seluruh pasar daerah yang ada," kata dia diruang kerjanya, Kamis (5/4/2018).

Ia mengatakan saat ini Lamteng memiliki sembilan pasar daerah diantaranya, Pasar Seputih Surabaya, Rumbia, Seputih Banyak, Seputih Raman, Kotagajah, Bandarjaya, Seputih Mataram, Trimurjo, Wates dan Kalirejo. Sementara PAD yang dikelola Dinas Perdagangan dan Pasar hanya retribusi pasar, kebersihan dan WC umum.

Menurut Syarif, saat ini ada beberapa pasar daerah yang pengelolaannya oleh pihak ketiga. Seperti Pasar Bandarjaya Plaza dan ada beberapa pasar daerah yang masih menjadi tanggung jawab pengembang seperti pasar Seputih Surabaya, Seputih Mataram dan Rumbia belum diserahkan pihak pengembang ke Pemkab Lamteng.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR