BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Ketua Komite SMAN 2 Bandar Lampung, Mahfud Santoso mengatakan selain perangkingan nilai, orang tua calon peserta didik yang mampu memenuhi besaran sumbangan pengembangan institusi (SPI) senilai Rp22,8 juta per siswa, itu menjadi prioritas diterima.

Ia mengatakan, SPI yang ditetapkan pihaknya ialah untuk pengembangan mutu pendidikan. Menurut dia, semua dana yang terhimpun nantinya akan menyediakan sarana prasarana penunjang siswa di sekolah.



"Seperti kebutuhan akan membeli mobil minibus sebagai sarana transportasi untuk antar jemput siswa. Karena siswa di sini banyak yang berprestasi sehingga kerap mengikuti lomba di luar sekolah," ujar dia.

Mahfud mengatakan, pendaftar UM tetap dilakukan ujian tertulis dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) kendati telah ditetapkan SPI. Menurut dia, SPI adalah pertimbangan selanjutnya setelah peserta diterima berdasarkan nilai ujian.

"Misalkan peserta nilainya memenuhi sesuai kebutuhan daya tampung yang disiapkan sekolah, kemudian menyanggupi membayar SPI yang ditetapkan, maka peserta tersebut menjadi prioritas diterima," katanya.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR