PARA peneliti berhasil merekonstruksi pengaruh antropik pada sedimentasi, termasuk pengerukan dan penggunaan kanal di pelabuhan kuno Portus—sebuah kompleks cekungan pelabuhan dan kanal yang membentuk pusat perdagangan di ibu kota Kekaisaran Romawi.

Temuan menunjukkan bangsa Romawi secara proaktif mengelola sistem sungai mereka dari yang diperkirakan sebelumnya. Sejarah direkonstruksi menggunakan serangkaian analisis sedimen resolusi tinggi termasuk coring piston, pemindaian x-ray, penanggalan radiokarbon, sifat magnetik dan fisik, serta komposisi mineral dari sedimen pelabuhan kuno.



Metode ini memungkinkan peneliti merekonstruksi secara tepat urutan peristiwa pelabuhan bersejarah, termasuk pengerukan untuk mempertahankan daya muat dan penggunaan kanal-kanal. Penentuan waktu dari sedimen pelabuhan kuno adalah tantangan utama, mengingat pelabuhan tidak hanya menjadi sasaran peristiwa cuaca sepanjang sejarah, tetapi efek abadi dari aktivitas manusia. 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR