CIREBON (Lampost.co) -- Dua pelaku pembunuhan Muhammad Rozien, santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, Jawa Barat, terancam pasal berlapis. Pelaku YS dan RM dikenai pasal pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan.

"Pelaku terkena Pasal 338 KUHP karena membunuh atau menganiaya yang mengakibatkan korban meninggal dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan," ujar Wakapolres Cirebon Kota Kompol Marwan Fajrin, di Cirebon, Minggu, 8 September 2019.



Marwan mengatakan untuk kasus pembunuhan, kedua pelaku terancam kurungan maksimal 15 tahun penjara. Sedangkan tindak pencurian dengan kekerasan akan dikenai pidana penjara selama sembilan tahun.

YS dan RM dibekuk usai mememeras ZM dan ZY di Jalan Kesambi Kota Cirebon. ZM dan ZY merupakan korban kedua setelah pelaku menikam Rozien.

Berbekal keterangan ZM dan ZY, polisi menangkap kedua pelaku. Salah satu pelaku yakni YS merupakan residivis kasus yang sama dan baru bebas dari penjara satu bulan lalu setelah menjalani pidana penjara selama dua tahun.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR