METRO (Lampost.co)--Pengusaha isi ulang air mineral di Kota Metro didapati belum memiliki izin. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Metro Djohan seusai melakukan peninjauan lapangan di beberapa usaha air mineral di kota, Senin (4/2/2019). "Melihat kenyataan seperti ini, saya tegaskan agar para pengusaha isi ulang mineral segera mengurus perizinan sesuai aturan yang berlaku," kata Djohan.

Ia menambahkan peninjauan kelapangan bersama dinas terkait sengaja dilakukan untuk mengetahui kelengkapan perizinan usaha air minum isi ulang yang ada di Kota Metro. Bahkan, Wakil Wali Kota meminta kepada beberapa pemilik usaha air mineral untuk memberhentikan usahanya sementara waktu, sampai semua perizinan yang diperlukan dalam usaha tersebut lengkap.



Menurutnya, beberapa pengusaha isi ulang air mineral, dulunya memiliki surat izin lengkap. Hanya saja, surat izin tersebut hingga kini tidak diurus lagi, sehingga masa berlakunya habis. Untuk itu, dia meminta kepada pemilik usaha melengkapi dan menghidupkan izin usahanya kembali.

"Jika ada kesulitan dalam mengurus izin silahkan laporkan kepada saya. Jadi jangan dianggap pengurusan izin usaha di Metro ini sulit. Pemerintah tidak akan mempersulit pembuatan izin, jika memang pengajuannya telah sesuai prosedur yang ada," katanya.

Para pemilik usaha isi ulang air mineral mengungkapkan sangat berterima kasih atas kunjungan Wakil Wali Kota Djohan yang telah memberikan arahan dan solusi. "Yang jelas saya akan ikut perintah Pak Djohan untuk tidak mengedarkan air mineral isi ulang saya, sebelum surat izin diperbarui. Tetapi jika ada konsumen datang ya tetap saya layani, yang jelas saya sementara waktu ini tidak di perbolehkan mengedarkan ke masyarakat dahulu," katanya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR