BANDAR LAMPUNG  (Lampost.co)--Libur panjang perayaan Imlek, banyak masyarakat Lampung dan dari luar Lampung yang mengisi dengan liburan mengunjungi objek wisata yang ada. Salah satunya objek wisata alam Lembah Hijau yang ramai dikunjungi warga pada libur Imlek 2018.
Ratusan pengunjung memadati salah satu objek wisata alam favorit warga Provinsi Lampung, di Bandar Lampung.
Jauhari, warga Bandar Lampung, mengatakan objek wisata alam buatan yang berada di pinggiran Kota Tapis  ini menjadi tempat rekreasi favorit warga di Lampung.
"Lembah Hijau memiliki pesona tersendiri bagi pengunjung yang akan menikmati keindahan alam, mengingat lokasinya berada di atas perbukitan dengan lembah dan sungai kecil yang asri," katanya.
Ia mengatakan, pada objek wisata hanya berjarak sekitar 5 km dari pusat Kota itu memiliki pula taman rekreasi, kolam renang, kebun binatang mini, serta wahana permainan lainnya. Menurutnya, Taman Wisata Lembah Hijau yang sejuk ini menawarkan banyak hiburan bagi masyarakat Lampung dan wisatawan yang datang ke Lampung. "Kami libur imlek berkunjung ketempat wisata ini," ujarnya.
Rudi pengunjung lainnya mengaku senang mengunjungi objek wisata Lembah Hijau mengingat tempatnya yang asri."Kami mengunjungi tempat wisata ini saat libur Imlek," ujarnya.

Sementara Ian, warga Way Kandis, mengaku sengaja ke wisata Lembah Hijau untuk mengajak anaknya yang masih balita melihat beragam satwa. "Kalau ke luar kota seperti di Taman Safari kejauah dan biayanya besar, belum lagi macetnya. Kalu ke sini kan lumayan lengkap koleksi satwanya," ujarnya.
Sebelumnya, gubernur Lampung (nonaktif) Muhammad Ridho Ficardo menyambut Tahun Baru Imlek 2569 dengan safari ke empat vihara di Bandar Lampung. 
Safari itu, menurutnya, merupakan bentuk syukur atas terciptanya kerukunan umat beragama di Lampung.
Ridho yang mencalonkan kembali sebagai cagub Lampung itu ditemani para pengurus Majelis Budhayana Indonesia (BMI) Provinsi Lampung seperti Ketua MBI Indra Halim dan Wakil Ketua MBI Ridwan MH, memulai safari pada pukul 21.12 WIB dengan menyapa umat di Vihara Bodhisattva yang dulu dikenal dengan Vihara Banten. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR