BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pengunjung anjungan Kabupaten Pesisir Barat bisa merasakan sensasi berselancar dalam Lampung Fair 2019. Wahana itu menjadi salah satu keunikan yang dipamerkan, karena daerah itu yang terkenal dengan kekayaan pariwisata baharinya khususnya dalam sarana olah raga berselancar.

Wakil Koordinator Anjungan Pesisir Barat, Nugraha Danang Pamungkas menjelaskan Lampung Fair 2019 mengusung konsep etnik dan pariwisata. Keduanya menjadi sektor yanf ditonjolkan dalam perhelatan tersebut. Khusus dari pariwisata, pihaknya menghadirkan wahana firtual reality surving bagi pengunjung. "Wisata kami memang terkenal dengan spot surving yang sudah mendunia. Bahkan di akhir bulan ini akan ada kompetisi surfing internasional dari 30 negara di Pantai Tanjung Setia. Tapi, untuk masyarakat yang ingin merasakan sensasinya berselancar kami ada firtual reality surving," kata Nugraha di anjungan, Selasa (23/4/2019) malam.



Menurutnya, firtual surving itu memberi kesempatan pengunjung untuk berdiri di papan selancar dengan memakai kaca mata VR. Sensasi berselancar akan ditampilkan daru kaca mata tersebut, sehingga pengunjung bisa merasakan seperti berselancar sungguhan. "Nantinya papan itu akan bergerak sesuai dengan yang ditampilan dari kacamata," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, anjungan itu turut menampilkan replika batu tihang di Pantai Tebaka dan Goa Matu yang akan menjadi ikon pariwisata terbaru di kabupaten tersebut. Kemudian Goa Matu di kecamatan Karya Penggawa yang menjadi objek sakral bagi penduduk sekitar.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR