BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Guna mencetak pecatur andal di masa mendatang, Pengprov Percasi Lampung memfokuskan pembinaan pecatur junior. Pembinaan dilakukan dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya para pecatur junior mengikuti kejuaraan dan pembinaan yang dilakukan pengprov.

Upaya pengprov tersebut dibuktikan dengan dilombakanannya nomor usia 7—14 tahun dan 14—18 tahun pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur 2018. Hal itu dilakukan untuk melihat bakat-bakat dan kemampuan para pecatur muda. 



“Kami dari Pengprov Percasi kini sangat konsentrasi membina pecatur usia muda. Hal itu sangat penting sebagai upaya kami melahirkan pecatur tangguh yang bisa bersaing di tingkat lebih tinggi. Ini demi meningkatkan prestasi catur Lampung,” kata Sekretaris Umum Pengprov Percasi Lampung, Arya Khalief kepada Lampost.co, Senin (27/8/2018).   

Dia menambahkan pihaknya akan mengirimkan wakil untuk mengikuti Kejurnas Catur di Aceh. Pecatur yang dikirim berasal dari hasil kejurda, namun nantinya akan kembali diseleksi dalam training center (TC) yang rencananya digelar sebulan.

“Kami tidak sekonyong-konyong mengirimkan wakil sembarangan karena akan membawa nama daerah. Pecatur yang dikirim selain memiliki kemampuan juga mental bertanding yang tangguh. Diharapkan mereka nantinya bisa meraih prestasi di kejurnas,” katanya.

Pengiriman pecatur dengan kemampuan terbaik dan mental yang kuat juga menjadi arahan dari Ketua Umum Pengprov Percasi Lampung Imer Darius. Pecatur yang dikirim merupakan hasil dari pembinaan yang terarah dan berasal dari kompetisi kompetitif.

Arya menyebutkan pihaknya menerapkan sport science dalam melakukan pembinaan terhadap pecatur, khususnya pecatur muda. Hal agar pembinaan yang dilakukan dapat terarah. 
“Dalam sport science tersebut bujan hanya kemampuan saja yang dilihat tapi juga mental para pecatur. Oleh sebab itu, penerapannya harus mendapat dukungan dari pelaku catur dan orang tua agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR