BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Lampung mengusulkan tiga poin penting pada musyawarah kerja nasional (mukernas) di Hotel Century Senayan, Jakarta, 13—16 Desember 2017. "Pada Mukernas PBSI kali ini, saya selaku ketua umum mengusulkan tiga poin penting yang wajib disampaikan di forum dan di hadapan pengurus pusat," kata Ketua Umum Pengprov PBSI Lampung Abdullah Fadri Auli, kepada lampost.co, Jumat (15/12/2017).
Menurut dia, ketiga poin penting tersebut, pertama, mengusulkan agar PP PBSI mendorong Pengprov PBSI memiliki fasilitas gedung yang representatif. "Yang pasti, kalau fasilitas sudah kita miliki, jelas pengprov bisa menggelar event-event secara kontinu baik untuk level daerah, nasional, maupun internasional," ujarnya.
Kemudian, Pengprov PBSI Lampung mengusulkan agar seleksi terhadap calon-calon atlet di pelatnas berjalan objektif dan selektif. Hal itu agar bibit atlet di daerah terakomodasi. Yang ketiga, Pengprov PBSI Lampung mengusulkan agar di setiap daerah dibentuk pusat pendidikan dan latihan (pusdiklat) bagi atlet untuk tingkat pemula, taruna, dan dewasa.
"Ketiga ini sangat penting disampaikan oleh kami selaku pengurus. Agar pengembangan olahraga bulu tangkis di daerah khususnya Lampung bisa berjalan sesuai harapan, karena potensi atlet bulu tangkis di Lampung sangat banyak. Jadi, sayang kalau tidal diiringi dengan fasilitas yang memadai," ujarnya.
Selain itu, dia mengharapkan masyarakat Lampung khususnya, baik penggiat olahraga, stakeholder terkait, maupun pemerintah daerah, agar apa yang menjadi program utama Pengprov PBSI di periode mendatang dapat didukung. Sebab, ketika program diusulkan dan digulirkan tidak didukung, akan sulit terimplementasi.
"Saya optimistis usulan program yang saya utarakan di mukernas akan direspons oleh pengurus pusat. Mohon doanya saja," kata dia. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR