BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik rencana pengoperasian jembatan timbang Way Urang, Lampung Selatan akhir tahun mendatang. Pasalnya, aktifnya infrastruktur pengukur beban muatan kendaraan itu dapat membantu merawat kontruksi jalan baik nasional, provinsi, maupun kabupaten.
Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Qudrotul Ikhwan, menjelaskan jembatan timbang saat ini menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan RI. Selama diambil alih sejak 2016, rencana tersebut adalah kali pertama jembatan timbang diaktifkan kembali.
"Jembatan timbang itu sekarang kan pengelolaannya di pemerintah pusat, jadi pusatlah yang mengurusnya. Kami tidak ada urusan lagi. Pusat yang mempersiapkan dan mengelola baik aset dan kewenangannya sudah punya pusat bukan lagi provinsi," kata Qudrotul kepada Lampost.co, Jumat (29/6/2018).
Menurutnya, rencana tersebut disambut baik provinsi. Sebab, lebih membantu daerah dalam merawat infrastruktur jalan baik pada aset nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota.
"Kami hanya menerima manfaatnya jika dijalankan dengan baik. Mudah-mudahan tonase kendaraan yang sudah melalui jembatan timbang itu memenuhi standar jalan, sehingga jalan kita tidak cepat rusak," ujarnya.
Kadishub mengatakan persiapan pengoperasian jalan timbang sepenuhnya dilakukan Kemenhub melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI Provinsi Bengkulu dan Lampung, baik persiapan, infrastruktur, dan sarana prasarana, maupun personel.
"Koordinasi dengan BPTD selalu ada, tetapi untuk pengelolaannya itu tetap ada di mereka. Sebab, anggarannya pun dianggarkan dari Kemenhub. Untuk personil juga mereka belum memerlukan tambahan, karena personilnya cukup," ucap Qudrotul.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR