BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kejati Lampung membantah jika pihaknya merasa kecolongan lantaran tiga buronan kasus korupsi yang ditangkap belakangan dilakukan di tengah kota Bandar Lampung. 

Kasi Penkum Kejati Lampung Ari Wibowo, Jumat (7/9/2018), mengatakan buronan kasus korupsi yang ditangkap di tengah kota selama ini bukan berarti mereka menetap di dalam kota, melainkan berpindah-pindah tempat untuk menghidari pengejaran dan pengkapan yang dilakukan tim Kejati.



"Engak ada yang kecolongan, mereka kan berpindah-pidah dan tidak semua pihak membantu memberi info," kata Ari.

Langkah yang akan dilakukan untuk memburu 24 buronan yang masih tersisa pihaknya akan terus bekerja keras dengan personel dan peralatan yang ada selama ini, " Ya kita tetap berusaha melakukan pencarian dan penangkapan  terhadap buronan kejaksaan di Lampung ini dengan personel maupun sarana prasarana yang ada," katanya.

Pihak Kejati  tetap berharap masyarakat memberi informasi mengenai keberadaan beberapa buronan tersebut. "Mudah-mudahan masyarakat dan rekan-rekan pers bisa membantu bila ada informasi," katanya.

Disinggung mengani atas perantara siapa sehingga buroanan kasus jamban ditangkap beberapa hari yang lalu, Kasipenkum ini tidak dapat menjelaskan karena menurutnya hal itu adalah rahasia tim intelijen." Itu kan rahasia tidak bisa diungkapkan kepublik," kata Ari.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR