LIWA (Lampost.co)--Pengesahan empat rancangan Perda inisiatif DPRD Lampung Barat terpaksa ditunda karena rapat paripurna yang dijadwalkan, Senin (13/8/2018), tidak kourum.

Rapat Paripurna itu hanya dihadiri 22 dari 35 anggota yang ada. Pimpinan rapat DPRD Lambar, Edi Novial memutuskan agar pengesahan ditunda dan akan dijadwalkan kembali melalui rapat Banmus.



Menurutnya, sesuai aturan yaitu paripurna pemgesahan Perda adalah pengambilan keputusan tertinggi. Karena itu  pelaksanaanya sekurang-kurangnya harus dihadiri 2/3 dari anggota yang ada. 

Adapun keempat Ranperda inisiatif itu adalah Ranperda kabupaten anak, Ranperda pengelolaan sampah, Ranperda nama-nama jalan dsn Ranperda tentang cagar budaya.

Namun usai rapat paripurna penyampaian nota pengantar KUA PPAS 2019, sejumlah anggota dewan antara lain Selamet, Dadin Ahmadin, Maspajoni dan lainya meminta agar pengesahan Ranperda dilanjutkan dengan alasan, jumlah anggota yang hadir sudah kourum.

Sementara Suhaili, Herwan dan Erwin meminta agar tetap ditunda karena ketua sudah menyatakan bahwa rapat dilanjutkan menunggu hasil rapat Banmus.

Menanggapi hal itu, pimpinan rapat Edi Novial memutuskan agar ditunda selama tiga hari atau menunggu undangan dari Banmus.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR