KOTA AGUNG (Lampost.co)--Menganiaya tetangga dengan sebilah golok karena tersulut pertengkaran istri, terancam hukuman 8 tahun penjara. Hal itu dikatakan Kapolsek Pugung, Tanggamus,  Ipda Mirga Nurjuanda pada saat pelimpahan kasus Jan (55) tersangka penganiayaan dalam perkelahian pada Nopember 2017.

"Berkas tersangka penganiayaan atas nama Jan, warga Kecamatan Pugung sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri Kotaagung, ujar Kapolsek mendampingi Kapolres AKBP Alfis Suhaili, Kamis (1/2/2018).
Dia menjelaskan, sesuai pasal 8 ayat 3 (b), pasal 138 ayat (1) dan pasal 139 KUHAP penyidik menyerahkan tanggungjawab tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Kotaagung Cabang Talangpadang untuk dilimpahkan ke pengadilan. Pelimpahan ini berdasarkan surat nomor B/21/II/ 2018/Reskrim, tanggal 1 Februari 2018 dan surat Kacabjari nomor P21:B-47/N.8.16.7/ Epp.2/01/2018, tanggal 31 Januari 2018.
Peristiwa perkelahian yang melibatkan 3 warga yang bertetangga ini terjadi pada Selasa, 28 November 2017, sekira pukul 18:00 di Pekon Rantautijang, Kecamatan Pugung, Tanggamus. Ketiganya yaitu tersangka Jan, Naw (57) dan Kan (45). Akibat perkelahian ini ketiganya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat pukulan senjata tajam. 
Menurut hasil gelar perkara pada 4 Desember 2017 dikuatkan dengan keterangan para saksi, pelaku sudah memenuhi unsur penganiayaan berat. Pelaku kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (5/1) dan dilakukan penahanan. 
"Berkas perkara penganiyaan disidik terpisah meski satu rangkaian kejadian, ini karena waktunya kejadian tidak bersamaan," ujar Kapolsek. 
Sedangkan motif kejadian ini, menurut hasil pemeriksaan adalah aksi spontanitas yang dipicu oleh ketersingungan. Tersangka Jan kemudian melukai Naw  dan adiknya Ken dengan mengunakan senjata tajam. Atas perbuatannya, tersangka terancam  pasal 354 ayat 1 KUHPidana junto 352 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman maksimal 8 tahun.
Atas kejadian ini, Kapolsek mengimbau agar warga dapat mengedepankan toleransi, baik terhadap saudara, tetangga atau orang lain. Dengan begitu akan mencegah perbuatan kasar yang dapat berujung pada tindakan pidana. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR