BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Natal  dan Tahun Baru yang disertai libur panjang segera tiba. Berbagai persiapan dilakukan Kepolisian Daerah (Polda) Lampung dan jajarannya dalam menggelar Operasi Lilin 2018. Hal itu untuk mengantisipasi segala tindakan kriminal dan premanisme serta pencurian atau kasus kejahatan C3 yang marak terjadi pada akhir tahun dengan libur yang panjang ini.
Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Suroso Hadi Siswoyo mengatakan persiapan menghadapi Natal, Tahun Baru, dan libur panjang tersebut melibatkan berbagai satuan, seperti Ditreskrimum, Ditsabhara, Ditpamobvit, Ditlantas, serta seluruh jajaran Polresta dan Polres di tiap kabupaten.
"Kemarin itu rapat persiapan Operasi Lilin, terkait pengamanan jelang Natal, Tahun Baru, dan libur panjang, agar masyarakat aman dari tindakan kejahatan lainnya," kata Kapolda di Mapolda Lampung, Kamis (7/12/2017).
Di sisi lain, Karoops Polda Lampung Kombes Yosi Hariyoso mengatakan sedikitnya 1.500 personel gabungan dari masing-masing direktorat akan turut serta dalam mengamankan Operasi Lilin tersebut. Poin yang ditekankan pada operasi kali ini yaitu pengamanan titik-titik keramaian, seperti terminal, pelabuhan, stasiun, pusat hiburan dan perbelanjaan, serta tempat-tempat wisata, misalnya pantai. Pengamanan rumah ibadah juga ditingkatkan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Kegiatan masyarakat saat Natal dan Tahun Baru yaitu kebaktian dan sudah menjadi kewajiban kami untuk mengamankan, termasuk kegiatan Tahun Baru di tempat hiburan dan keramaian, sesuai instruksi Kapolri," ujarnya.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani Budi Pitono turut menyiagakan 700 personelnya untuk menjaga stabilitas keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru. Mereka akan bertugas mengamankan titik-titik rawan kriminalitas yang telah dipetakan. Selain itu, Polresta juga meminta masyarakat turut aktif memberikan informasi ketika tindak pindana terjadi.
"Kami sudah berkoordinasi dan sekitar 700 personel yang akan turun. Namun rillnya semua personel Polresta juga siap siaga pada operasi ini, yakni 1.300 personel," kata Murbani di Mapolresta, Kamis (7/12/2017).
Dia melanjutkan pihaknya telah memetakan titik-titik rawan begal, jambret, dan kriminalitas lainnya menjelang libur panjang. Titik-titik rawan itu, di antaranya di Terminal Rajabasa, Panjang, dan Kemiling. Kemudian Stasiun Kereta Api Tanjungkarang dan Pelabuhan Panjang.
Selanjutnya, jalur transportasi bus AKAP, seperti di Lapangan Baruna, Sepanjang Jalan Yos Sudarso, serat titik-titik pusat perbelanjaan seperti mal dan pasar tradisional. Selain itu, menjelang Natal dan Tahun Baru pengamanan berlapis pada rumah ibadah juga akan diperketat.

Solidaritas

Wakil Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Samuel D Luas, mengungkapkan Natal tahun ini bertema Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu (Kolose 3:15a). Dia mengajak semua umat kristiani menyimak kembali pesan utama Natal yaitu karena kasih Tuhan yang begitu besar, Kristus datang ke dunia untuk memberikan hidup berkelimpahan. Dengan demikian, umat kristiani mesti solider bagi sesamanya.
“Kami juga harus membuka hati agar damai sejahtera Kristus benar-benar ada dalam diri. Damai sejahtera bukan saja terjadi dalam pribadi, tetapi juga dirindukan oleh semua mahluk. Dengan demikian kami akan mengalami sukacita sejati," ujar Samuel, yang juga anggota FKUB Lampung.
Dia melanjutkan berdasarkan tema Natal tahun ini terdapat inspirasi dan kekuatan spiritual yang mendorong kesatuan untuk membangun negara dan bangsa Indonesia. Hal itu seperti yang dinubuatkan oleh Nabi Yesaya.
"Perayaan Natal seharusnya menjadi momentum indah untuk menyadari kembali tugas serta komitmen sebagai elemen bangsa."
Samuel menambahkan tema Natal tahun ini juga berkaitan dengan cita-cita luhur bangsa untuk menciptakan persatuan, keadilan sosial, dan damai sejahtera. Tidak hanya sesama bangsa, tetapi juga untuk dunia.
"Semoga perayaan Natal mendorong dan menyemangati kami semua untuk belajar dan mengembangkan kemampuan menerima perbedaan dan mensyukurinya sebagai kekayaan kehidupan bersama," ujarnya. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR