BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kepala Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandar Lampung Timur Pradoko mensosialisasikan program terbaru yang dinamakan program eraterang secara online. "Kita sudah launcing beberapa minggu lalu dan program eraterang ini sejak pada 10 Juni 2019 mendatang sudah diwajibkan memakai elektronik," katanya, Jumat (12/7/2019).

Pradoko menjelaskan program eraterang ini merupakan program yang diperuntukkan untuk melayani masyarakat dalam pembuatan beberapa surat keterangan di pengadilan. "Seperti surat keterangan tidak dinyatakan pailit, surat tidak pernah sebagai terpidana, surat tidak sedang dicabut hak pilihnya, surat di pidana karena kealpaan ringan atau alasan politik, dan surat tidak memiliki tanggungan utang secara perorangan atau secara badan hukum yang menjadi tanggungjawab yang merugikan keuangan negara," kata dia.



Humas Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Pastra Joseph menerangkan cara penggunaan program aplikasi eraterang itu sendiri dengan cara mengakses secara online melalui laman website www.eraterang.badilum.mahkamahagung.go.id dengan ponsel maupun komputer.

Usai mengakses laman web tersebut nantinya pengguna diminta masuk dengan menggunakan alamat emailnya. "Setelah itu nanti akan muncul halaman utama dan terdapat menu utama yakni layanan surat elektronik. Selain menu pada halaman utama terdapat juga jumlah rekapitulasi permintaan surat keterangan yang telah dibuat serta list surat-surat yang telah dibuat," kata Pastra.

Pada halaman surat keterangan elektronik halaman itu akan menampilkan riwayat pembuatan surat keterangan elektronik dan pembuatan surat keterangan. Dengan mengklik tombol tambah maka akan muncul form kelengkapan data pendukung seperti surat keterangan yang harus diisi.

Setelah itu nantinya pengguna akan mengisi nama pengadilan, jenis permohonan, dan alasan permohonan. Setelah semuanya diisi pengguna diminta untuk mengklik tombol berikutnya dan akan muncul halama informasi pribadi yang harus diisi kembali. "Setelah itu tekan tombol berikutnya pada pojok kanan bawah akan muncul halaman dokumen pendukung dimana pengguna harus menggugah dokumen dalam bentuk PDF atau JPG. File yang diunggah berupa identitas KTP, SKCK, dan foto," kata dia lagi.

Setelah semuanya terisi makan pengguna diminta untuk mengklik tombol simpan. Setelah itu muncul surat permohonan dan harus mencetak atau print sebagai bukti dalam pengambilan surat keterangan yang telah dibuat. "Pengambilannya nanti di pengadilan dan tidak dipungut biaya kecuali yang ada biaya PNBP seperti pendaftaran CV, surat kuasa, dan mengambil salinan putusan untuk perdata," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR