KRUI (Lampost.co) -- Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemkab Pesisir Barat, N Lingga Kusuma, menyebutkan banyak titik di wilayah Kabupaten Pesisir Barat yang masuk hutan milik negara (HPT atau TNBBS)  kini telah berubah menjadi pemukiman warga.

"Sebetulnya banyak masyarakat yang tinggal di wilayah hutan milik negara. Status lokasi itu tetap tidak berubah masih merupakan kawasan milik negara. Bukan karena sudah di huni warga, maka otomatis berubah menjadi tanah warga, enggak bisa seperti itu," kata Lingga kepada Lampost.co, Senin (3/9/2019).



Soal langkah konkrit pemerintah terkait persoalan itu, kata dia, kedepan memang dibutuhkan penertiban, namun dengan cara yang persuasif yang melibatkan berbagai pihak.

Dia mengatakan timbulnya berbagai persoalan masyarakat masih bertahan tinggal di wilayah hutan negara, meski mengetahui status tanah tersebut di duga tidak terlepas dari permainan oknum yang mengeruk keuntungan dari kondisi tersebut.

"Tidak bisa dilakukan penurunan secara paksa, konsekuensinya berat, biayanya juga besar.  Untuk menjalankannya tinggal komitmen kita bersama, seluruh pihak yang terkait termasuk aparat pemerintah pekon, bukan hanya tanggung jawab pihak kehutanan saja, termasuk konsistensi dalam menerapkan aturan yang sudah ada. Itukan karena banyak oknum yang bermain," kata Lingga.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR