BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Arif Suparman (23) warga Bumi I, Kampung Baru, Bandar Lampung didakwa melakukan tindak pidana Undang-undang IT tentang Infomasi dan Transaksi Elektronik. Hal ini dikatakan Jaksa Penuntut Umum melaui surat dakwanya Rabu (17/4/2019).

Jaksa Tri Joko Sucahyo dalam dakwanya menyebutkan, terdakwa Arif Suparman terbukti telah menyebarkan berita hoaks dan memprovokasi khalayak ramai tentang ujaran kebencian sebagaimana dijelaskan Pasal 45 A Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Infomasi dan Transaksi Elektronika.



Jaksa penuntut umum menjelaskan terdakwa dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan lnformasl yang dltujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama. ras. dan antar golongan (SARA). Perbuatan terdakwa dilakukan melalui media sosial yakni Facebook atas nama Arif Suparman dan menulis di kolom status dengan komentar yang kasar dan mengandung unsur permusuhan yang ditujukan kepada supporter Persija Jakarta atau yang sering disebut Jak Mania.

Satu minggu setelah memposting status di Facebook, dikalangan suporter Persija Jakarta menjadi ramai diperbincangkan, termasuk diakun Facebook terdakwa.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR