KOTABUMI (lampost.co) -- Realisasi penerimaan negara dari sektor kendaraan motor di UPTD Bapenda Provinsi Lampung wilayah VI Lampung Utara-Way Kanan mencapai 75% dari target Rp99 miliar pada tahun ini.
Kasi pendataan dan Penerimaan  UPTD Bapenda Lampung Wilayah Lampung Utara-Way Kanan, Efendi R mengatakan pendapatan tersebut berasal dari penerimaan PKB (pajak kendaraan bermotor) Rp51 miliar lebih, BBNKB (balik nama) Rp45 miliar, dan Samsat desa di Kecamatan Bukitkemuning Rp3 miliar.
"Kita telah berupaya meningkatkan penerimaan dengan berbagai cara. Baik itu persuasif ataupun penindakan di lapangan seperti melakukan razia bersama pihak keamanan," kata dia saat ditemui di ruangannya, Senin (11/12/2017).
Menurut Efendi, meski saat ini tengah ada program  pemutihan dari provinsi, tidak lantas meningkatkan pendapatan pada penerimaan pajak kendaraan bermotor. Sebab, saat ini masyarakat perekonomiannya sedang melemah. Belum lagi ditambah dengan berbagai kendala di lapangannya. "Kendala kita di lapangan, seperti banyak di pemberitaan belakangan TV nasional masalah pembayaran PNPB. Masyarakat seperti dibodohi di situ, katanya ada pemutihan dan peraturan baru terbit 2017. Kok rakyat masih dibebani dengan pembayaran di tahun sebelumnya, inikan menimbulkan tanda tanya besar. Padahal dalam aturan juga tidak dijelaskan masalah itu, kami pun bertanya yang demikian," pungkasnya.

PENULIS

Fajar Nofitra

TAGS


KOMENTAR