LIWA (lampost.co) -- TARGET pendapatan yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) Lampung Barat terealisasi Rp30,515 miliar dari target Rp34,7 miliar. Tahun ini realisasi penerimaan yang dikelola Samsat mencapai 92%.
Kepala Samsat Liwa David Zuljahri, Jumat (29/12/2017), menjelaskan realisasi pendapatan sebesar Rp30,515 miliar terdiri dari Rp12,7 miliar penerimaan dari pokok pajak dan BBN terealisasi Rp17,3 miliar. Sementara sisanya bersumber dari denda pajak Rp186,2 juta, denda BBN Rp5,2 juta, dan SP3D Rp208,4 juta.
David menambahkan pihaknya optimistis bahwa target tersebut akan tercapai 100% karena warga masih antusias datang untuk mengurus pembayaran pajak memanfaatkan pelayanan pemutihan hingga 31 Desember 2017 ini.
Meski pemutihan tinggal dua hari, kata dia, pihaknya yakin target tersebut akan tercapai karena masih banyak masyarakat yang datang untuk mengurus pajak. "Guna memaksimalkan pendapatan dan peningkatan pelayanan, maka pada terakhir, Minggu (31/12/2017), pelayanan akan dibuka hingga pukul 24.00," kata David, kemarin.
Dalam rangka meningkatkan pelayanan menjelang akhir tahun ini, kata dia, pihaknya juga memberikan hiburan menyanyi dan menyediakan musik bagi masyarakat yang datang untuk membayar pajak.
Menurutnya, pihaknya belum dapat membandingkannya dengan realisasi tahun lalu. Tahun lalu, total realisasi pendapatan hingga 31 Desember mencapai Rp34,046 miliar dengan target Rp38 miliar.
Sementara tahun ini target pendapatan ditetapkan sebesar Rp34,7 miliar, tapi realisasinya sampai dengan 28 Desember Rp30,5 miliar dan jumlah itu dipastikan masih akan bertambah karena masih ada dua hari lagi kesempatan. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR