JAKARTA (Lampost.co)-- Pendaftaran calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019 resmi dibuka oleh Komisi Pemilihann Umum (KPU). Pendaftaran dibuka dari hari ini, Sabtu, 4 Agustus 2018 hingga Jumat, 10 Agustus 2018.  

"Pendaftaran pada 4-9 Agustus dimulai pukul 08.00-16.00. Kalau tanggal 10 Agustus  atau pada hari terakhir itu pukul 08.00-24.00," kata Ketua KPU Arief Budiman di kantornya, Jumat (3/8/2018). 



Jadwal tahapan Pemilu 2019 diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 tahun 2018 tentang perubahan PKPU Nomor 7 tahun 2017 tentang Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Umum 2019. Sementara mekanisme pencalonan presiden dan wakil presiden diatur lebih rinci dalam PKPU Nomor 22 tahun 2018 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. 

Setelah tahapan pendaftaran, KPU akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap bakal capres dan cawapres yang telah resmi mendaftar. KPU sudah menyiapkan empat calon rumah sakit yang akan ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bakal capres dan cawapres. 

"Kita melakukan visit ke empat rumah sakit. RSAL Mintohardjo, RSCM, RSPAD Gatot Subroto dan RSAU Esnawan Antariksa," jelas Arief. 

Sementara itu, Komisioner KPU Hasyim Asyari mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap bakal capres dan cawapres sehari setelah bakal calom resmi didaftarkan. 

Setiap bakal calon yang mendaftar akan diperiksa kesehatan jasmani, rohani, dan bebas penyalahgunaan narkotika. Ketentuan mengenai pemeriksaan kesehatan ini diatur dalam Pasal 27 PKPU Nomor 22 Tahun 2018. 

Usai tahapan pemeriksaan kesehatan, KPU akan memeriksa syarat administrasi pada 11 Agustus-14 Agustus 2018. Hasil pemeriksaan kesehatan bisa diketahui di antara tanggal itu.
 
"Hasil verifikasi syarat administrasi dan hasil pemeriksaan kesehatan akan disampaikan kepada parpol atau gabungan parpol pengusung pasangan capres-cawapres pada 15 Agustus - 17 Agustus 2018," jelasnya.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR