KOTABUMI (lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Utara mengimbau masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertibannya masing-masing memasuki tahun politik di kabupaten tertua di Lampung itu. Hal itu dikatakan Ketua KPU Lampura, Marthon di sela-sela rapat kerja tata cara daerah pemilihan dan penghitungan alokasi kursi DPRD Lampura pileg 2019 di Hotel Graha Wisata Kalibening, Jumat (15/12/2017).
"Sebentar lagi kita akan menghadapuitahun politik, mulai dari pemilihan bupati-wakil, Gubernur-wakil, pileg sampai pemilihan presiden. Kami berharap peran aktif masyarakat dalam menyukseskan pagelaran hajat demokrasi, khususnya di kabupaten kita cintai ini. Demi menghasilkan pemimpin berintegritas dan sesuai dengan harapan masyarakat luas, " kata dia.
Menurutnya pergelaran pemilihan kepala daerah, khususnya bupati-wakil yang tidak lama lagi digelar cukup menyita perhatian masyarakat. Khususnya dalam dunia daring belakangan, untuk itu pihaknya meminta kepada semua pihak untuk lebih mengedepankan pencitraan positif. Bukan saling menjatuhkan lawan karena masyarakatlah yang akan mengonsumsinya bila beredar luas.
"Itu dia, kami minta kepada tim jangan mengumbar aib maupun informasi tidak benar terkait salah satu calon. Karena ini tidak baik dalam proses demokrasi yang sedang kita lakukan untuk perbaikkan masa depan bangsa kedepannya. Ariflah menggunakan media, jangan sampai hanya untuk menaikkan ratting calon yang didukung harus membuka hal-hal yang tidak baik," terangnya.
Terkait denga proses tahapan pilkada 2018, pihaknya mulai menerima pendaftaran pasangan calon mulai awal Januari tahun depan. Sesuai jadwal tahapan pemilihan bupati-wakil dan gubernur-wakilnya. Sementara untuk peletakan jabatan (cuti) bagi petahana akan dilakulan saat masa kampanye saja.
"Kalau untuk caden (calon independen) kita belum menerima sampai batas akhir penutupan bakal calon dari jalur perseorangan itu. Jadi di tempat kita (bupati-wakil) tidak ada caden-nya, kalau pun nanti mereka masih melampirkan persyaratan itu jika tidal memenuhi dukungan parpol, akan kita lihat (tinjau ulang) memenuhi tidaknya," tambahnya.
Senada dikatakan Komisioner KPU Lampura lainnya, Apriza Ria. Menurutnya, masyarakat saat ini sedang senang-senangnya dengan media daring. Sehingga tidak baik bila sampai ada ujaran kebencian dengan membuka aib salah satu calon dalam menentukan arah pembangunan ke depannya.
"Itu dia masalahnya, mari kita ajarkan masyarakat sedang yang menggandrungi dunia maya ini lebih cerdas menentukan pilihannya. Demi kebaikkan bersama, jangan sampai salah menentukan pemimpinnya."

 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR