PURBOLINGGO (Lampost.co) -- Kampanye Imunisasi MR dimulai serentak di seluruh daerah termasuk di Lampung Timur. Pencanangan Dalam Rangka Pelaksanaan Kampanye MR (Meales Rubella) Tingkat Kabupaten Lampung Timur sendiri di laksanakan di SMP N 1 Purbolinggo, Kecamatan Purbolinggo, Rabu (1/8/2018).

Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk memutus transmisi penularan virus campak dan Rubella demi tercapainya eliminasi campak dan pengendalian Rubella/Congenital Rubella Syndrome (CSR) pada tahun 2020.



Diketahui bahwa Kampanye Imunisasi Measles Rubella sendiri merupakan suatu kegiatan secara massal sebagai bentuk upaya dalam memutus transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia sembilan bulan sampai lima belas tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur Syamsurijal dalam sambutannya menjelaskan pelaksanaan Kampanye MR (Measles Rubella) sendiri akan dilaksanakan pada bulan Agustus dan September dengan sasaran Kampanye Vaksin MR di Kabupaten Lampung Timur sebanyak 263.238 anak pada rentang usia 9 bulan sampai di bawah 15 tahun, dengan menyasar  264 desa, 3.232 pos imunisasi, 6.534 orang kader, 1.174 orang vaccinator serta 392 orang supervisor, dengan dana kampanye yang bersumber dari APBN dan APBD.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menjelaskan, Hari ini pencanangan pelaksanaan kampanye MR di laksanakan di smpn 1 Purbolinggo. Harapannya kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan sukses. "Oleh karena itu, saya berharap pada seluruh organisasi profesi yang ada di Lampung Timur sama-sama kita mendukung kegiatan pelaksanaan imunisasi secara masal di Lampung Timur ini," katanya.

Lebih lanjut Zaiful menjelaskan, imunisasi tersebut dilaksanakan tidak hanya di sekolah-sekolah yang ada di Lampung Timur namun juga menyasar puskesmas, Puskesdes, serta pondok pesantren, sehingga pelaksanaan kampanye ini betul-betul bisa menyentuh warga masyarakat yang ada di Kabupaten Lampung Timur.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR