BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Bakal Calon Anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dapil Lampung 1, Agus Bakhti Nugroho dan Bakal Calon Aggota Legislatif DPRD Provinsi Lampung Dapil 3, Gilang Ramadhan dipastikan kandas.

Hal tersebut dikarenakan dua kader Partai Amanat Nasional (PAN) ditetapkan sebagai tersangka pasca tersandung kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis Malam (27/7/2018).



Ketua Majelis Penasehat Partai (MPP) DPW PAN Provinsi Lampung, Irfan Nuranda Djafar memastikan dua bacaleg tersebut dicoret pencalonannya dan tidak bisa berlaga dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang.

"Pencalegan Agus Bakhti Nugroho dan Gilang Ramadhan pasti dibatalkan," katanya kepada Lampost.co, Senin (30/7/2018).

Kemudian ia juga mengatakan bahwa untuk penggantian caleg mengisi kekosongan tersebut akan dibahas. "Malam ini akan dirapatkan di DPP PAN siapa penggantinya, sabar ya," kata Mantan Wakil Bupati Lampung Timur ini.

Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Teknis, Ahmad Fauzan mengatakan apabila ada Bakal Calon Anggota DPR DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota berstatus sebagai Mantan Terpidana Korupsi. Pada masa penelitian syarat bakal calon, KPU menetapkan belum Memenuhi Syarat (BMS) bagi bakal calon yang berstatus mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak-anak atau korupsi. Maka status BMS tersebut dimaknai sebagai Tidak Memenuhi syarat (TMS). 

"Partai politik dapat mengajukan bakal calon pengganti bagi bakal calon yang ditetapkan TMS pada masa pengajuan dokumen hasil perbaikan," katanya.

Untuk perbaikan data calon pada 22-31 Juli 2018, verifikasi perbaikan calon 1-7 Agustus 2018, dan penyusunan penetapan DCS 8 - 12 Agustus 2018.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR