BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Program peringanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) roda dua dan roda empat tahun 2017 telah mencapai Rp22 miliar dari 42.394 unit. Angka tersebut telah menghasilkan 29,4 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp75 miliar.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi, Piterdono, melalui sekretarisnya, A. Rozali, menjelaskan program yang lebih dikenal pemutihan itu telah menghasilkan 29,4 persen dari target Rp75 miliar. Angka tersebut dari kendaraan yang telah masuk sebanyak 7,13 persen untuk motor dan 22,27 persen dari mobil.
"Untuk motor yang telah masuk ada 32.399 unit dengan hasil Rp5,34 miliar dan Rp16,7 miliar dari 9.995 unit dari kendaraan roda empat. Sementara, pemasukan tertinggi dalam sehari pada 6 November lalu sebanyak 3.335 unit dengan nilai Rp1,5 miliar," kata Rozali kepada Lampost.co, Rabu (8/11/2017).
Dalam 20 hari pelaksanaan pemutihan, lanjutnya, pihaknya belum menemui kendala yang berarti. Namun, Rozali mengakui terjadinya penumpukan pengunjung di awal-awal pelaksanaan sempat membuat petugas terkejut. Namun, dalam waktu dekat akan mengevaluasi kekurangan dalam kegiatan tersebut.
"Kalau kendala berarti sampai sekarang belum kami temui. Hanya penumpukan saja yang sempat membuat kami kaget, tetapi petugas sudah siap dengan itu dan bisa teratasi. Namun, kalau secara khusus kendalanya banyak di kepolisian, karena mereka sebagai ujung tombak kegiatan ini," ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR