BANDAR LAMPUNG (lampost.co)---Realisasi program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) Pemprov Lampung mencatatkan pendapatan Rp90,9 miliar. Jumlah tersebut melebihi target  yang dicanangkan sebesar Rp75 miliar.

Berdasar data yang dihimpun Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung, realisasi untuk pendapatan asli daerah (PAD) itu didapat dari 167 ribu unit kendaraan motor dan mobil. Hasil tersebut dicapai selama 63 hari sejak program pemutihan dibuka pada 17 Oktober 2017.



Adapun perinciannya yakni pendapatan sebesar Rp20,4 miliar didapat dari pemutihan 124.548 unit motor. Kemudian, Rp70,5 miliar diperoleh dari masyarakat yang melakukan pembayaran pajak dan BNNKB 42.452 unit mobil. Pendapatan tertinggi didapat pada 27 Desember 2017 atau hari ke-59 yakni mencapai Rp3,19 miliar.

Pemantauan Lampung Post pada hari terakhir program pemutihan, Minggu (31/12), masyarakat masih terlihat antusias. Ratusan wajib pajak rela mengantre untuk menyelesaikan pembayaran pajaknya hingga pukul 24.00.

Sekretaris Bapenda Lampung, A. Rozali, mengemukakan pemutihan 2017 mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Terbukti, target Rp75 miliar yang hendak dicapai pemutihan menghasilkan 121% dari target yang dipatok. "Kami sudah maksimal mengejar target dan memberikan waktu kepada masyarakat untuk memanfaatkan pemutihan. Alhamdulillah antusiasme masyarakat luar biasa," kata Rozali, kepada lampost.co, Senin (1/1/2018).

 

EDITOR

Iyar Jarkasih

TAGS


KOMENTAR