BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemungutan dan penghitungan suara pada 27 Juni 2018 mendatang merupakan tahapan yang krusial rawan kecurangan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur/Wakil Gubernur Lampung, Bupati/Wakil Bupati Tanggamus dan Lampung Utara.

Ketua Panwaslu Kota Bandar Lampung, Candrawansah mengatakan Pilkada serentak tahun 2018 akan memasuki tahapan pemungutan dan penghitungan suara pada 27 Juni 2018. Ini merupakan tahapan krusial yang memungkinkan terjadinya potensi kecurangan dalam tahapan Pilkada.



“Untuk itu tujuan dari penguatan pengawasan pemungutan dan penghitungan suara pada tanggal 27 Juni nanti, tahapan itu sangat krusial dan rentan akan terjadimya kecurangan,” katanya, Rabu (13/6/2018).

Kemudian Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga ini juga menegaskan penguatan pengawasan yang disampaikan kepada jajaran Panwascam tersebut terkait strategi fokus pengawasan sudah mulai dilakukan sebelum pemungutan suara. 

“Kita harus fokus pengawasan sebelum pemungutan suara yang berpotensi terjadinya berbagai pelanggaran. Diantaranya, kampanye pada masa tenang, politik uang, ketidaksiapan logistik di TPS, keterlambatan distribusi formulir C6 undangan pemilih dan pengumuman hari pemungutan suara,” kata Mantan Tim Assistensi Bawaslu Lampung ini.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR