KALIANDA (Lampost.co)-– Misriyati, pemudik yang akan pulang ke Belitang, kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan melahirkan di atas kapal Kirana II yang sedang menuju pelabuhan Bakauheni, Selasa (12/6/2018) sekitar pukul 15.45 WIB. 

Dahlan, suami Misriyati saat ditemui di Pelabuhan Bakauheni tak menyangka kalau istrinya yang sedang hamil tua bakal melahirkan di tengah perjalanan mudik bersama kedua anaknya. 
Memang sebelum berangkat mudik, istri saya sempat mengecek kehamilannya ke dokter. Dan kata dokter istri saya akan melahirkan pada tanggal 20 Juni mendatang,“ ungkapnya. 
Karena itu, dalam kondisi hamil tua tetap berangkat mudik karena ada rencananya sang istri ingin melahirkan dikampung halaman.
“Saat istri mengeluh perutnya sakit,  saya sempat panik. Lalu menghubungi petugas kapal, dan dibawa ke pos kesehatan yang ada diatas kapal,” jelas Dahlan. 
Dengan bantuan petugas kesehatan kapal, unkap Dahlan,  Misriyati melahirkan putri ketiganya dalam keadaan selamat dan sehat. 
Bayi mungil dengan berat badan 2,8 kilogram dan panjang 48 centimeter itu akhirnya diberi nama Dahlia Kirana Putri, unuk mengabadikan tempat kelahirannya. 
“Saya sangat berterimakasih dengan petugas kapal. Kalau tidak ada petugas medis kapal, atau di tempat mudik, entah seperti apa nasibnya,” kata Dahlan.
Sementara kepala cabang PT. Dharma Lautan Utama (DLU) Merak-Bakauheni, Sunaryo mengatakan, seelah kapal samdar fo dermaga 1,  pemudik yan melahirkan diatas kapal diangkut dengan mobil ambulans milik ASDP menuju Puskesmas Bakauhwni untik mendapatkan perawatan lebih lanjut. 
“Untuk mengingat moment tersebit,  kami dari DLU akan memberikan pelayanan gratis naik kapal milik DLU yang beroperasi di lintasan Merak-Bakauheni,” ujar Sunaryo.  
Sunaryo juga menjanjikan, pihak managemen akan bersilaurahmi ke rumah pasutri tersebut usai angkutan Lebaran. “Rencananya manajemen akan berkunjung ke kediaman bapak Dahlan dan ibu Mistriyati untuk bersilaturahmi,” tandasnya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR