BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Konstelasi pemilihan umum (Pemilu) 17 April 2019 menjadi ajang pesta demokrasi untuk saling mempersatukan kepentingan bangsa. Berpolitik santun harus tetap dikedepankan untuk meraih kemenangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Bandar Lampung, Haidir. Ia mengatakan bahwa pemuda muhammadiyah netral dalam sikap politiknya. Namun pihaknya mengajak kepada warganya untuk berpartisipasi aktif dalam berpolitik.



"Secara kelembagaan kita tidak berpolitik praktis. Tapi kita memberikan kebebasan kepada setiap person warga muhammadiyah untuk menentukan pilihannya," katanya kepada Lampung Post, Kamis (11/10/2018)

Ia mengatakan dalam berpolitik pihaknya mengingkan para peserta pemilu untuk mengedepankan edukasi politik. Apalagi mengingat tensi politik akan menghangat karena kepentingan pemilihan presiden - wakil presiden RI dan pemilihan anggota legislatif mulai dari DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI serta DPD RI.

"Kita berharap dalam berpolitik mengedepankan politik santun jangan sampai kita terpecah belah," katanya.

Selanjutnya ia mengajak kepada masyarakat sebagai pemilih untuk bertabayyun dalam menerima segala bentuk informasi. Masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang mengancam persatuan dan kesatuan. "Untuk berpolitik jangan sampai menggunakan hoaks atau berita bohong. Kedepankan program serta visi-misi yang konkrit dan realistis," katanya.

 

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR