KOTA AGUNG (Lampost.co)--Pelaku penjambretan di Jalan lintas barat (Jalinbar), DE (16), warga asal Kecamatan Kotaagung, Tanggamus,  ditangkap aparat kepolisian di kediamannya pada Senin (26/2) malam sekira pukul 21.00. WIB.
Kapolsek Kotaagung, AKP Syafri Lubis, mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili mengungkapkan bahwa pelaku cukup meresahkan pengendara jalinbar, khususnya kaum wanita. DE ditangkap tanpa perlawanan ketika sedang berada di dalam rumahnya. Pelaku diciduk atas laporan korban Eka Arista Sari (24) warga Kecamatan Wonosobo, pada Sabtu (20/1) sekitar pukul 12.30 WIB.
"Untuk TKP di jalinbar, Pekon Kandang Besi, Kecamatan Kotaagung Barat," kata Kapolsek, Selasa (27/2/2018).

Menurut keterangan dari korban, saat kejadian berlangsung DE bersama dengan pelaku lainnya. Para pelaku menggunakan sepeda motor memepet kendaraan korban yang juga menggunakan sepeda motor. "Ketika sudah dekat pelaku kemudian merampas tas korban lalu melarikan diri, " terang Kapolsek. 
Korban mengalami kerugian berupa uang tunai Rp250 ribu, KTP, STNK, kartu ATM dan 2 buah surat berharga. Dengan demikian jumlah total kerugian korban mencapai Rp6 juta. 
Pihak Polsek Kotaagung sudah meningkatkan status DE menjadi tersangka. Turut disita barang bukti tas warna cokelat, STNK korban dan satu sepeda motor Suzuki FU warna biru hitam.
Atas perbuatannya DE dapat dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun dan pertimbangan UU Perlindungan Anak Nomor 35 tahun 2014.
Sedangkan menurut pengakuan DE, dirinya melakukan aksi penjambretan bersama dengan SP (17) di TKP Jalan Ir. Juanda, Kecamatan Kotaagung pada hari Minggu (25/2) pukul 15.00. "Uang hasil jambret, saya pakai untuk kebutuhan saya dan foya-foya," ujarnya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR