BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pemerintahan Provinsi Lampung akan mendorong para peternak lokal melakukan penambahan protein untuk hewan unggas melalui tanaman indigofera.

Biasanya hewan unggas menggunakan pakan berbahan tepung daging dan tepung tulang yang kedua bahan tersebut diimpor dari Amerika.



Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Kusnardi, mengatakan penanaman indigofera telah dilakukan di berbagai kabupaten dan akan semakin diperluas. 
"Kita harus cari alternatif bahan pakan seperti tanaman indigofera yang bisa menjadi sumber protein lain dan sangat baik, " kata dia kepada Lampost.co,  Kamis (20/6/2019). 

Menurutnya, untuk melakukan peningkatan produksi ternak, perlu inovasi di sisi ketersediaan pakan, sehingga peternak tidak lagi mengandalkan pakan yang bahan bakunya diimpor dengan harga mahal. 
Saat ini telah ditanam indigofera seluas 10 hektare lebih yakni di Kabupaten Pringsewu dan Tulangbawang yang merupakan pilot project secara nasional untuk menanam indigofera. 
Semetara jagung merupakan sumber pakan utama hewan ternak namun harus ditingkatkan produksinya. 
Maka Disbunak Lampung melakukan sinergi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung untuk memanfaatkan lahan yang produktif. 

"Pengaturan tanaman yang kurang produktif,  perbaikan manajemen perawatan juga harus dilakukan," imbuhnya. 
Saat ini kebutuhan jagung di Lampung untuk pakan unggas per tahunnya 400 ribu ton.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR