BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung mendorong masyarakat untuk bisa memanfaatkan perhutanan sosial sehingga kehidupannya semakin sejahtera dan alam pun tetap terjaga.

Kepala Dinas Kehutanan Lampung Syaiful Bachri mengatakan pemerintah tidak hanya memberikan izin pemanfaatan perhutanan sosial tetapi juga membina para warga untuk meningkatkan usahanya. "Pendapatan hasil hutan bisa diolah sehingga nilai jualnya tinggi dan meningkatkan dan hutan menjadi bagus, " kata dia saat dihubungi Lampost.co, Minggu (14/4/2019).



Pihaknya menggandeng para pengusaha pengelola hasil bumi dan instansi terkait untuk mendukung pengembangan usaha hasil hutan.

Selain meningkatkan perluasan perhutanan sosial, namun perlu adanya peningkatan kualitas. Sehingga luas hutan yang telah diberikan hak kelolanya dari pemerintah provinsi kepada masyarakat bisa dioptimalkan. Hingga saat ini terdapat 2700 hektar Perhutanan Sosial yang produktif yang tersebar di wilayah Lampung. "Sekarang sudah banyak komoditi yang dimanfaatkan dan dijual dari Perhutanan Sosial, seperti kopi, kakao, pala, gula aren, dan tanaman lainnya, kita fokus pada hasil buah buahan seperti alpukat,namun tidak dengan kayu, karena mengambil kayu itu dilarang," imbuhnya.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Lampung Taufik Hidayat mengatakan sekitar kawasan hutan harus meningkatkan kesejahteraanannya. Maka Pemprov Lampung akan membantu akses pemasaran dan pendanaan. "Mereka bisa masuk ke Kredit Usaha Rakyat, sistem informasi kredit program (SIKP) golongan ekonomi lemah," ungkapnya.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR