BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung menggelar rapat Koordinasi Persiapan Pra-PON XX/2019 dan Porwil Sumatera X/2019 di Mahan Agung,  Rabu (10/4/2019) malam. 

Wakil Ketua KONI Lampung Hanibal mengatakan untuk persiapan Pra-PON XX/2019,  KONI Lampung sudah persiapan tim moneva agar persiapan lebih matang sebab pada gelaran PON XX di Papua tahun 2020 diakui cukup keras, dimana agenda tersebut akan dilaksanakan di Papua. 
"Persaingan antar provinsi begitu merata, maka harus melakukan persiapan matang," kata dia. 



Persiapan yang dilakukan KONI Lampung yakni melalui Kejurnas, Porwil, atau keduanya,  atau sistim poin. Juga melaksanakan workshop dan try out khususnya di cabang bela diri. 

"Kita harus matangkan semaksimal mungkin untuk berusaha meloloskan sebanyak mungkin, target kita kembali ke 10 besar, kita tidak muluk muluk dan realistis, kita melihat peta kekuatan kita," paparnya. 

Dia mengatakan, cabang olahraga yang berprestasi masih stagnan yakni cabang angkat besi, angkat berat,  atletik, senam,  dan bela diri. Belum ada cabang lain yang terlihat prestasinya. "Maka kita harus berusaha untuk mampu masuk ke PON XX/2020, " paparnya. 

Sementara pada persiapan Porwil yang akan digelar di Bengkulu juga demikian. Akan ada 11 cabang olahraga yang dipertandingkan. 
"Prestasi porwil kita di Bangka Belitung,  ada beberapa cabang olahraga yang meraih medali seperti atletik, jalan cepat, renang,  pencak silat,  bulu tangkis," paparnya. 
Hanibal meminta, kepada semua pihak-pihak yang dipercaya menjadi ketua cabang olahraga bisa bersungguh-sungguh untuk memajukan prestasi.

Hadir dalam Rakor Persiapan Pra-PON XX dan Porwil Sumatera itu antara lain Ketua Umum KONI Lampung, M. Ridho Ficardo, Kadispora Budhi Darmawan, wakil ketua umum KONI antara lain M. Alzier Dianis Thabranie, Abdullah Fadri Auli, dan Sekretaris Umum Margono.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR