BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemkot Bandar Lampung memberi toleransi para pedagang musiman yang memanfaatkan momen ramadan untuk mengais rejeki dengan berjualan kuliner, takjil, dan kudapan untuk berbuka puasa di pinggir jalan di Kota Tapis Berseri.

Plt Wali Kota Bandar Lampung Yusuf Kohar mengatakan silakan saja masyarakat berjualan selagi tidak mengganggu ketertiban dan lalu lintas. "Masyarakat yang buat pasar pasar tumpah sepanjang tidak mengganggu lalu lintas ok ok saja, kan banyak pembeli banyak juga penjual," kata Yusuf Kohar, Jumat (18/5/2018).



Namun demikian dia mengingatkan agar para pedagang jangan hanya mencari keuntungan dengan memanfaatkan momen. Pedagang juga harus memperhatikan makanan ya g di jual jangan sampai mengabaikan kesehatan. "Tetap menjaga kebersihan, ya makann harus higienis," kata dia.

Sementara itu Plt Kepala Satpol PP Bandar Lampung Mansi mengatakan akan melakukan operasi di beberapa spot yang banyak pedagang musiman berjualan memakan badan jalan.

Menurut dia, pedagang boleh perjualan di pinggir jalan namun tidak boleh memakan badan jalan. "Minimal di trotoar lah, itu juga jangan semua, sisakan setengahnya," kata Mansi.

Dia mengatakan hingga kini surat perintah tugas (SPT) operasi belum ada, untuk itu operasi gabungan tim terpadu belum dilakukan. "Tapi untuk penertiban pedagang nanti saya buatkan surat nya supaya bisa segera turun," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR