BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar pasar murah serentak di 20 kecamatan, Rabu (15/5/2019). Gelaran pasar murah itu dimaksudkan untuk menekan tingginya harga sembako selama bulan Ramadan.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Herman HN meninjau tujuh titik lokasi pelaksanaan pasar murah yakni di Panjang, Bumiwaras, Telukbetung Selatan, Telukbetung Timur, Telukbetung Barat, Telukbetung Utara, dan Enggal.



Menurutnya, setelah di awal bulan suci ramadan lalu sempat terjadi kenaikan harga bawang. Namun saat ini kondisi harga bawang telah stabil dan dengan digelar pasar murah saat ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat Bandar Lampung. 

Dia menjelaskan, selama bulan Ramadan akan dilaksanakan dua operasi pasar dan tiga kali pasar murah ditiap kecamatan.

“Nanti beras akan kita bagikan mungkin sekitar tanggal 20-an, ada 120 ton beras ukuran lima kilogram yang kita bagikan,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan, Adiansyah, mengatakan untuk pelaksanaan pasar murah pihaknya mensubsidi tiga item yakni beras 22.600 kilogram, gula pasir 8.000 kilogram, dan minyak goreng 8.000 liter. Untuk harga jual sendiri pihaknya mensubsidi Rp 3.500 per item yang dijual, Rp 2.000 subsidi dari pemkot dan Rp 1.500 dari Bulog Divre IV.

“Untuk harga yang dijual selama pasar murah yakni beras premium Rp 8 ribu/kg, gula Rp 9 ribu/kg, minyak goreng Rp 9 ribu/kg,” ujarnya. 
 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR